Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Februari 2011

Duh Gusti....susahnya Istiqamah..(Surat dari seorang hamba 2).


Awalnya semangat itu begitu besar nan bergelora...
Kedua kaki ini berdiri teguh, dan wajah ini sama sekali tak berpaling ke kiri dan ke kanan.....
Sinar matahari yang menyengat pun tak mampu membuat tekad itu lapuh....
Diterjang ombak nan ganas, sama sekali tak mampu menggoyahkan hati ini....
Hamba betul-betul jatuh cinta di jalan ini....
Hamba menyerahkan segala jiwa dan raga ini kepada-Mu....


Namun, ada pula ketika pikiran hamba terasa berkabut....
Perasaan rasa tidak menentu..
Apa yang hamba buat terasa tidak mengena....
Sholat dan ibadah tidak dapat dirasa kemanisannya.....
Seolah-olah ada sesuatu yang perlu didapatkan untuk menenangkan pikiran dan hati hamba yang berkecamuk....

Hamba sempat menuduh-Mu tidak adil...
Karena semua keinginan hamba tidak Engkau penuhi....
Padahal hamba sudah berjuang untuk-Mu,,,
Sedangkan mereka yang hidupnya hanya berfoya-foya dengan masa remajanya...
nampak begitu senang dan bahagia....

Duh..Gusti, diri ini sempat berpikiran betapa susahnya istiqmah di jalan-Mu.....


Betapa susahnya meneladani Kisah Rasulullah dan para sahabatnya....
Sempat terbesit untuk pergi dan kembali ke dunia kelam yang dulu lagi.....

Di saat hamba berusaha menjauhi-Mu....
ditengah keputus asaan mulai menyelimuti hamba....
Entah bagaimana caranya Engkau membawa hamba kembali....

Engkau membuat hamba tersadar..
Bahwa jika hamba pergi meninggalkan-Mu...
kemanakah hamba akan pergi...???

Bukankah isi langit dan bumi ini adalah milik-Mu.....?



Hamba coba merenung sejenak....
merenungi apa yang sudah hamba perbuat...
betulkah hamba sudah betul-betul ikhlas???
betulkah hamba pantas di sebut sebagai pejuang-Mu..??

"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu"(Surah 47-Muhammad 7)

Sudahkah hamba beriman...??
Sudahkah hamba menolong agama-Mu...?
Ataukah hamba hanya ingin menolong hamba sendiri..?

Sungguh Engkaulah dzat yang maha menepati janji....
Engkau pasti akan memberikan kemuliaan bagi orang-orang yang Engkau kehendaki....

Cuma, hanya hamba yang tidak berusaha bersungguh-sungguh untuk mendapatkan segala keistimewaan itu....



Karena hamba sendiri tidak cukup mengenal agama yang kuwarisi......
Karena hamba terlalu mengingat hal-hal yang remeh...
Melemahkan jiwa dan mengingatkan sesuatu yang Tuhan tidak takdirkan....
Hamba terjebak dalam permainan Syaitan laknatullah.

Tuhan, semoga hamba dan orang tua hamba,
termasuk dalam golongan orang-orang yang sentiasa bersyukur....
Ridha dengan ketentuan yang telah Engkau laksanakan....

Surat dari seorang hamba….


Demi dzat-Mu yang menggenggam jiwa ini dan semua isi langit dan bumi…..
Sumber segala kebahagiaan dan pemberi ketenangan dalam kesusahan……
Yang membuat hamba tersenyum ketika menerima berkah….
Yang membuat hamba tertawa ketika menerima hadiah….
Namun segala hal indah itu hamba lupakan dalam sekejap, ketika hamba jatuh tersungkur ke jurang terdalam tak bertepi….
Segala kasih-Mu yang tanpa batas, hamba rasakan hanya seperti kedipan mata…..
Jiwa ini gelisah,mempertanyakan keberadaan dan qadar-Mu…..
Dalam kegelapan itu, hamba berani mempersalahkan-Mu….
hamba mempersalahkan orang-orang disekitar hamba…..
Tanpa sama sekali mengkoreksi diri pribadi….
padahal hambalah yang mengambil segala keputusan diantara banyak pilihan yang Engkau berikan….

hamba memilih diam ketimbang bergerak…
hamba memilih stagnan ketimbang kreatif…
hamba memilih berhenti ketimbang memulai…
hamba memilih vakum ketimbang menulis….


“Maka nikmat tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”(ar-rahman:13)

Padahal Engkau tak pernah hilang….
Engkau selalu menunggu….
Selalu mengulurkan tangan-Mu…
Hati yang kotor inilah yang menghalangi melihatnya…..
Hamba terlalu lama melihat ke atas, tanpa pernah sama sekali melihat ke bawah….
Sehingga hamba melupakan segala karunia-Mu…melupakan segala jasa orang-orang yang hamba kenal….
Berapa banyak nikmat yang tidak hamba syukuri yang sebenarnya tersimpan di balik hal yang tidak hamba sukai….?
Peristiwa-peristiwa pahit yang menimpa hamba, selalu memeberitahukan kepada hamba, nikmat yang sebenarnya…..
Wahai Dzat yang tak pernah tidur….
Hamba ketuk pelan pintu-Mu….
Karena Engkaulah tempat berlindung orang-orang zalim
Dari kezalimannya sendiri….
Ampuni hamba, karena keterbatasan hamba dalam memahami pesan-Mu……

“Ya robb,berikanlah ilham agar hamba dapat selalu mensyukuri segala nikmatmu, berpuas dengan apa yang ada pada diri hamba, menerima dengan ridha rezki yang di berikan,serta dapat menggunakan pemberianmu untuk hal-hal bermanfaat…..”

Selasa, 23 November 2010

Aku Mencintaimu Ayah.....


Ayah.....

Kau selalu membuatku merasa aman, jika aku berada didekatmu.....

Kau menunjukkan padaku bagimana dunia dan hal-hal yang menyenangkan untuk dilakukan......

Kau membuat hidupku lebih baik.....

Ayah terbaik yang aku kenal adalah dirimu.......

------------------------------------------------------------------------------------


Kata-kata di atas adalah kata-kata yang tidak pernah kukatakan kepada ayahku.....

Tidak pernah kukatakan bahwa aku berterima kasih atas segala jasanya.....

Tidak pernah kukatakan bahwa aku sangat mencintainya.......

Tidak pernah kukatakan bahwa aku bangga memilki ayah seperti dirinya......


Di saat terakhir aku bertemu dengannya....

Aku hanya bisa meminta maaf, karena banyaknya salahku kepadanya......

Di saat terakhir aku menatap matanya....

Aku hanya bisa menangis.......


Kini hanya dzikir dan doaku saja yang dapat didengar olehmu, Ayah.....

Aku selalu berandai-andai, jika waktu kita bersama bisa lebih lama dan lebih banyak.......

Karena aku sangat merindukanmu.....

Aku merindukan senyumanmu....

Aku merindukan pelukanmu.....

Aku merindukan mencium tanganmu.......

Aku merindukan kau mengingatkan aku untuk hati-hati di jalan.......


Namun Allah lebih mencintaimu..........


Aku selalu berharap agar aku termasuk golongan anak Sholeh, sehingga doaku sampai kepadamu......

Dan suatu hari nanti, aku berharap kita dimudahkan oleh Allah untuk dipertemukan di tempat yang lebih baik.......

Dan aku ingin mengatakan......


".......Aku Mencintaimu Ayah......"



Dirimu akan terlukis abadi selamanya di hatiku.......

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls