Tampilkan postingan dengan label Lainnya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lainnya. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Agustus 2012

Kumpulan Silabus, RPP SMK (TKJ & KKPI)

Silabus dan RPP merupakan perangkat ajar guru yang diharapkan dapat memudahkan dalam proses penyampaian materi. Selain itu pula diharapkan Silabus dan RPP dapat membuat guru mampu lebih berkreasi dan proses pembelajaran lebih tersruktur sehingga hasil yang diinginkan dapat tepat sasaran. Para siswa juga mampu menyusun kegiatan belajarnya dari RPP dan Silabus yang telah diberikan. Berikut saya berikan Silabus dan RPP untuk mata pelajaran DKK dan KK TKJ serta KKPI. Hasil dari download sana-sini yang kumpulkan jadi satu. Semoga bermanfaat...^^

Download Silabus, RPP TKJ-KKP

Jumat, 13 Juli 2012

Ketika Cinta Saling Tertukar (Kumpulan Cerpen Unyu-Unyu)


Ehem... Ehem...uhuk...uhuk...cek..cek...1..2...3...
Ada yang enak nih buat ngisi waktu ngabuburit pas bulan Ramadhan....
Yup, sekumpulan muda-mudi main keroyokan tanpa ampun untuk menghasilkan sebuah buku yang mengisahkan beraneka ragam cerita pendek sesuai dengan tabiat mereka masing-masing.

Cinta... Ya, kebanyakan tentang cinta. Bagaimana seharusnya cinta itu tidak tertukar dengan cinta yang lain. Cinta nomor 1 yang seharusnya kita berikan kepada Allah, bukan untuk yang lain. Tidak boleh tertukar dengan cinta kepada makhluk-Nya yang belum pantas untuk dicintai.

21 Penulis berkolaborasi memahat kata cinta dalam buku ini. Persembahan spesial diberikan kepada pembaca sekalian yang ingin mengetahui cara bertukaran cinta yang asyik dan menyenangkan.

Seru, lucu, dan unyu-unyu!, Ada beberapa cerita yang akan membuat kalian terpaku sesaat, menangis sesaat, tertawa sesaat, kejang-kejang sesaat bahkan sampai kesurupan sesaat..(hihii).

Ya, hanya ada pada buku ini, segera dapatkan!. Mumpung para penulisnya yang cakep-cakep masih pada ada. Kali aja entar pengen minta tanda tangan dan foto barang..(wkwk.. penulisnya ngarep, tapi amiiin deh, wooi jamaah aminin juga ya!!).

Oke, jangan pernah membaca buku ini pada saat khatib berada di atas mimbar ya. Entar elu ditimpuk rame-rame sama jemaah mesjid.

Mudah-mudahan buku ini akan menambah tebal kantong penulis.. eh maksudnya catatan amal si penulis di akherat kelak dan jadi berkah.

Semoga pula buku ini bisa menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah dan warrahmah. Aamiiin (eh..ini memang siapa yang nikahan???).
Harga Buku : Rp. 49.000
Penulis : Muhammad Ery Zulfian, Zulrifan Noor, Vita Amanda Marzuki, Trista Kharis Mudjiyani, Nency Syahid, Norma A.T., Ervina Rahiem, Handayani Yulia, Ukhti Mazaya Al Haman, Lilis Kristiyani, Ruspita N. Hambrin, Yunia Praptawati, Siti Masjidah, Muhammad F. Romadhoni, Nur Laily Anggraini, Nur Hidayanti, Asmadi Arsyad, Rosidah, Akhmad Saberin, Ovnica Nitasari

Selasa, 19 Juni 2012

25 Kesalahan Guru dalam Pembelajaran

Saya hanya ingin berbagi mengenai hal-hal yang saya dapatkan pada workshop penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di SMK Cahaya Insani Banjarbaru pada 20 Juni 2012. Apa itu KTSP?, KTSP adalah kurikulum terbaru yang menjadi panduan dala proses belajar mengajar, sebelum KTSP kita telah mengenal beberapa kurikulum lain seperti KBK dll (padahal banyak, tap yang saya ingat cuman KBK dan KTSP.. hihi).

Menurut Bapak H. Syarbinie (Tim LPMP Kalsel), pengajar yang tidak menyusun kurikulum, sama seperti tidak mengajar. Karena kurikulum adalah rencana pengajaran yang sangat berguna bagi guru dan siswa untuk menjalani proses pembelajaran. Ada beberapa hal yang harus ada dalam kurikulum, yaitu tujuan pembelajaran, materi yang akan disampaikan, metode panyempaian, evaluasi dan yang terakhir analisa hasil evaluasi.

Ok... mungkin itu yang bisa sampaikan mengenai materi Kurikulum yang saya dapatkan tadi (berhubung mungkin itu juga yang bisa saya ingat). Eits... Tapi jangan kemana-mana dulu, karena ada hal menarik lagi yang harus saya sampaikan. Materi ini disampaikan oleh Bapak Edy Y. Pribadi dari Dinas Pendidikan Banjarbaru yang memaparkan 25 Kesalahan seorang guru dalam pembelajaran. Sadar atau tidak sadar, hal ini wajib dihindari oleh para guru agar tidak "mencederai" proses belajar dan tentunya tidak memberikan pengaruh buruk bagi siswa. Berikut 25 hal tersebut :
  1. Duduk di atas meja sewaktu proses pembelajaran.
  2. Sambil merokok saat mengajar.
  3. Makan saat mengajar.
  4. Bermain Hp atau Online saat mengajar.
  5. Tertidur. Meski jarang terjadi, tapi ternyata hal ini pernah dialami juga. Biasanya jika sang Guru hanya menyuruh siswanya membaca buku pelajaran saat pelajaran berlangsung (monoton).
  6. Menganggap diri paling pintar. Banyak yang bilang jika Doktor atau professor itu karena saking pintarnya sehingga membuat banyak mahasiswa tidak mengerti apa yang disampaikan kepada mereka. Seorang Guru tidak bisa menjadi seperti itu, Guru memiliki kewajiban untuk tidak hanya memintarkan diri sendiri tapi juga siswa-siswanya, sehingga kerendahan hati dan mampu menghargai kecerdasan dan potensi murid-muridnya adalah kunci seorang guru yang hebat.
  7. Monoton dalam menyampaikan materi. Indikasinya jika ada siswa yang tertidur saat jam pelajaran berlangsung.
  8. Tidak disiplin. Tepat waktu mungkin menjadi hal yang berat bagi orang Indonesia, ya hal ini semakin  parah jika sikap tidak disiplin ini dicontohkan oleh para Guru.
  9. Bolos.
  10. Komunikasi tidak efektif.
  11. Berpakaian tidak rapi. Kini guru tidak lagi identik dengan sepeda butut, baju lusuh. Tampil rapi apalagi bagi guru yang mempunyai keadaan ekonomi yang baik adalah hal wajib.
  12. Tidak melakukan evaluasi. Hal yang unik pernah terjadi, saat seorang guru ternyata memeberikan nilai kepada siswa yang sudah meninggal dunia, mengindikasikan jika guru tersebut tidak melakukan evaluasi saat pemberian nilai, tapi dari hasil abrakadabra.....
  13. Membiarkan menyontek.
  14. Membocorkan jawaban ujian. No 13 dan 14 tentu saja akan menyemarakkan generasi koruptor di negeri ini. Jika kita para guru sepakat bahwa tujuan utama pendidikan bukanlah nilai (terutama SMK yang mengutamakan kompetensi). Maka sudah seharusnya pengembangan kreativitas dan potensi anak yang menjadi agenda utama, bukan membiarkan jalan-jalan pintas yang akan merusak masa depan mereka yang dilestarikan.
  15.  Mengubah perolehan nilai. Jangan mengurangi dan melebihkan, objektif saja sesuai kemampuan anak.
  16. Memberikan soal yang tidak diajarkan. Jangan membuat stress dan depresi anak-anak dengan memberikan soal ujian yang tidak pernah mereka sentuh.
  17. Menanamkan permusuhan dan kebencian. Hal yang paling indah saat menjadi guru, adalah saat kita mampu menanamkan sikap saling menghormati, menghargai dan cinta pada setiap generasi muda. Amal Jariyah cui.....
  18. Mengajarkan pornografi.
  19. Melakukan pelecehan seksual. Ini mah Naudzubillah, kita para guru itu dipercaya. Jangan membalasnya dengan melakukan hal-hal seperti nomor 18 dan 19.
  20. Tidak perduli terhadap presensi siswa.
  21. Diskriminatif. Semua murid itu adalah sama derajatnya di mata kita.
  22. Tidak memperhatikan perbedaan individual. Potensi, kekurangan dan kelebihan. Harus dengan jeli dipantau.
  23. Gaptek. Saat ini, murid dengan mudah sekali menjadi lebih pintar dari guru karena kemajuan teknologi. Sehingga tentu saja  para guru tidak boleh ketinggalan, apalagi teknologi dapat mempermudah guru dalam mempersiapkan bahan, mempermudah penyampaian dan tentu saja dengan hasil yang lebih maksimal. Persiapkanlah setiap generasi sesuai dengan zamannya.
  24. Mismatch. Disinilah pentingnya kurikullum.
  25. Lupa membaca dan belajar. Dari semua kesalahan-kesalahan di atas, kesalahan terakhir ini adalah yang paling parah. Jika seorang guru saja malas belajar, bagaimana mungkin dia bisa menciptakan generasi terbaik?. Bukankah perubahan itu harus dimulai dari diri sendiri?
Saya sendiri tidak memiliki Background pendidikan seorang guru, tapi saat diberikan kesempatan memasuki dunia mengajar. Ternyata sangat menarik dan saya menyadari menjadi seorang guru adalah passion yang saya impikan. Meski masih harus belajar dan memperbaiki sana-sini (daftar25 di atas masih ada yang masih saya lakukan).

Pelatihan ini berlangsung hingga hari Jum'at (23 Juni 2012), semoga masih banyak hal menarik yang bisa saya sampaikan lagi melalui catatan blog ini. Bersama-sama kita menjadi pribadi yang layak untuk dipercaya dan diteladani, bagaimanapun juga beban untuk melahirkan generasi yang lebih baik sudah kita pikul. Maka mari berkerja dengan keras, ikhlas dan cerdas.

Jadilah guru dalam setiap kehidupanmu, karena guru akan berusaha memperbaiki dirinya agar layak untuk digugu dan ditiru. Akan terus rendah hati dan menghargai orang lain, karena guru tidak inign menjadi lilin yang mudah padam , melainkan pelita yang terang benderang.... (aduuh... bener gak sih nih kata-kata terakhir..hihi)

Kita (Tidak) Perlu Dunia

Apakah anda setuju, jika kita sebenarnya tidak memerlukan kuliah, pekerjaan, jodoh, kekayaan, kesehatan, kesuksesan dan hal-hal lainnya yang selama ini kita pikir sangat kita perlukan. "Saya menganggap semua itu TIDAK PENTING!!!". Ya, semua itu menjadi tidak penting jika hal-hal duniawi itu membuat kita lupa akan tujuan hidup sebenarnya. Bukankah Allah menciptkan jin dan manusia untuk beribadah kepada-Nya???. Percuma kuliah jika kita enggan memperdalam ilmu agama, percuma berkerja jika membuat kita lupa untuk sholat, percuma mendapatkan jodoh idaman jika kita tidak semakin mencintai Allah dan Rasul-Nya, percuma kaya jika kita tidak semakin gila sedekah, percuma sehat dan sukses jika kita malah selalu upa untuk bersyukur.

Lalu, bagaimana mungkin kita bisa hidup di dunia dan melupakan hal-hal diatas? Tidak mungkin bukan? bukankah dunia itu adalah ladang, bukankah agama memperintahkan kita untuk sukses dunia dan akherat. Jawabannya adalah KESEIMBANGAN dan PRIORITAS!!!. Dunia tidak bisa lebih banyak daripada aktivitas akherat, dan selalu diingat bahwa prioritas kita adalah untuk akherat. Serta yang harus diistiqomahkan adalah keyakinan bahwa semua urusan dunia akan dijamin oleh Allah SWT. Simak ayat berikut ini :

"“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Rabb kami adalah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka (beristiqamah), maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan memberi kabar gembira): “Janganlah kamu merasa takut dan bersedih hati; dan bergembiralah dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kamilah penolong-penolongmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya (surga) kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) apa yang kamu minta”. Sebagai hidangan (balasan yang kekal bagimu) dari (Allah) Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS Fushilat: 30-32).

Betapa banyak manusia yang didunia ini yang hidup dengan penghasilan seadanya, tapi mereka hidup bahagia dan berkecukupan. Tapi juga banyak manusia yang memiliki penghasilan Milyaran, tapi itu tidak membuat mereka cukup dan bahagia. Sehingga membuat mereka hidup serakah dan resah. Bukti jika jaminan kebahagiaan itu diluar kuassa kita, melainkan datang dari-Nya.

Mulailah hari ini dengan melihat ke atas untuk urusan akherat dan melihat ke bawah untuk urusan dunia. Semoga kita semua dapat menjadi manfaat bagi sebanyak-banyaknya manusia dan terus menerus memeluk Ridho-Nya baik saat sukses maupun saat gagal.


Jumat, 01 Juni 2012

Mission Possible 4 : Menjadi pribadi yang diperlukan

Hal yang lebih berbahaya dari Kemungkaran
 
Sugen Santoso seorang Motivator pernah melakukan ujicoba dengan menggunakan 3 sampel nasi. ketiga nasi tersebut diletakkan dalam 3 gelas kaca berbeda.

Nasi dalam gelas kaca pertama "dibubuhi" dengan aneka hujatan dan kata-kata kotor. Nasi dalam gelas kaca kedua dibubuhi dengan pujian dan doa positif. Sementara nasi dalam gelas ketiga diacuhkan.

Setelah dibiarkan selama 1 minggu ketiga nasi tersebut basi. Namun terdapat perbedaan diantara ketiganya. Nasi yang dibubuhi dengan kata-kata negatif cenderung membusuk, berwarna agak gelap dan beraroma tak sedap. Sementara nasi yang dibubuhi dengan kata-kata positif serta doa juga menjadi basi, namun warnanya cenderung tetap menarik, aromanya pun relatif harum dibandingkan dengan nasi yang lain. Nasib nasi yang diacuhkan paling parah, nasi ini paling busuk, warnanya hitam dan baunya sangat menusuk.

Percobaan di atas mengandung pesan jika pribadi yang selalu diliputi keluhan dan umpatan hanya akan menggiring pribadi tersebut semakin negatif. Sementara pribadi yg diliputi hawa positif juga akan memiliki nasib yang lebih baik. Yang paling malang tentu saja pribadi yang hidup di lingkungan yang acuh tak acuh.

Tidak hanya mempengaruhi individu, bahkan mungkin nasib suatu bangsa. Bayangkan jika negeri ini dipenuhi oleh orang-orang yang tidak perduli lagi dengan masalah narkoba dan seks bebas di kalangan remaja, pengangguran terdidik yang semakin meningkat, korupsi yang merajalela dll. Bisa jadi nasib bangsa ini tak akan jauh berbeda dengan nasib nasi di gelas kaca ketiga. Basi, busuk, hitam, dan bau menyengat... Innalillah....

Jika memang tidak bisa merubah dengan tangan maupun lisan, bukankah masih ada hati, meski itu adalah sekecil-kecilnya iman.


Pribadi yang perduli = Melayani sesama bukan dilayani
Kita akan kehabisan waktu dan energi dengan berharap jika negeri ini akan diisi oleh orang-orang yang perduli terhadap masalah-masalah yang terjadi. Lebih-lebih jika kita mengharapkan akan ada lingkungan yang pernuh dengan keperdulian antar sesama bisa terwujud sendiri. Berhentilah berharap, dan ciptakan saja!!!!

Manusia yang perduli memang sedikit, tapi yang butuh keperdulian sangatlah banyak. Maka itu adalah tugas kita untuk mengemban tugas tersebut!!!!, Menjadi cahaya dalam kegelapan......

Hingga salah satu kunci untuk menggapai masa depan pribadi, bangsa dan umat yang lebih baik. Tidak lain dan tidaklah bukan dengan menjadi pribadi yang perduli, mau melayani sesama, menjadi manfaat bagi sebanyak-banyaknya manusia. Inilah pribadi yang diperlukan oleh bangsa ini, pribadi yang perduli, akan lebih baik lagi jika dengan aksi......

Kamis, 17 Mei 2012

Mission Possible 3 : Sukses Cuman Modal Berani

Terisnpirasi dari motivasi singkat Ippho Santosa di sebuah acara televisi....

Anda tau, jika otak kanan mampu berkerja lebih cepat dari otak kiri??? bahkan bisa 1000 kali lebih cepat???.
Teori di atas banyak dibuktikan dengan fakta bahwa orang-orang sukses di dunia, kebanyakan memang bukan berasal dari mereka dengan prestasi otak kiri (perspektif saya adalah akademik) yang mampu sukses di dunia nyata. Sebut saja Bill Gates, Mark Zuckenberg, Steve Jobs (alm.) dan masih banyak lagi adalah contoh nyata dimana intuisi mampu menjadi faktor utama mereka mampu bertengger dengan label orang-orang terkaya di dunia. Sehingga kini pendidikan modern, terutama di dunia barat mulai mengarahkan peserta didiknya untuk tidak hanya mengasah otak kiri namun juga harus memaksimalkan otak kanan.

Bagaimana dengan Indonesia sendiri?, harus kita akui negara kita hingga saat ini masih belum mempunyai tujuan kesana. Di sekolah, hampir 70 % bahkan hingga 90 % para pelajar disuguhi teori guna mengasah otak kiri. Otak kanan???, hanya mereka yang sadar saja, yang mau mengasahnya. Hingga pada akhirnya, di Indonesia. Kita boleh banyak memiliki orang-orang cerdas, tapi untuk menjadi orang kaya masih sedikit dan memakan waktu yang lama. Tidak di sadari, "lambatnya" orang-orang Indonesia untuk menjadi orang sukses, membuat pertumbuhan eknomi bangsa inipun menjadi terhambat. Ya, intuisi yang kurang untuk melakukan inovasi karena dijejali berbagai macam teori menjadikan bangsa ini berjalan stagnan bahkan mulai tertinggal dari Malaysia dan Singapura.

Lalu, apa solusinya????, latihlah intuisi....
Bagaimana????
Ya harus Berani!!!!, tapi berani melakukan hal-hal positif yang enggan dilakukan orang lain....

Bukan berani main keroyokan, tawuran, nyontek massal....
Tapi berani yang gentlemen ato yang anggun....
Seperti berani melamar gadis yang kita idam-idamkan di tengah takutnya anak-anak muda untuk menikah dini.... (pacaran-mendekati zina- aja berani, so kenapa ngelakuin perintah agama enggan???)
Berani membuka usaha semuda mungkin, dimana banyak anak-anak muda yang masih minta sama orang tua..... (Monyet aja bisa nyari duit, masak masih muda+ manusia lagi, kagak bisa) 

Intuisi akan melahirkan inovasi, dan dengan inovasilah kita bisa meletakkan dunia dalam genggaman....
Mulai dari diri sendiri, dan inspirasi orang lain sebanyak-banyaknya...... 

Mission Possible 2 : From Losers To Be Heroes

Saya beranggapan bahwa manusia memiliki 4 level kehidupan yang sering disebut sebagai Kuadran. Kuadran paling tinggi adalah kuadran pertama yaitu level heroes dimana dia sanggup menggenggam dunia di tangannya dan hatinya dipenuhi mengenai permasalahan kepentingan orang banyak dan kehidupan di masa datang (dalam keyakinan saya yaitu menjadi rahmatan lil alamin dan kehidupan akherat).

Sementara level kedua, yaitu orang-orang yang menggenggam dunia di tangannya, tapi tidak memikirikan kepentingan orang banyak maupun efek di masa depan. Dan level ketiga adalah mereka yang mempunyai kepedulian terhadap orang lain dan masa depan, tapi tidak punya modal dunia untuk mewujudkannya. Dan level terakhir, merupakan level terburuk yang mendapat predikat Losers, yaitu mereka yang tidak memiliki mdal maupun kepedulian serta impian.

Pada kenyataannya,40 % dari 6 Miliar manusia di Bumi ini yang masuk ke Kuadran 4, 40 %  juga berada di level 3, dan hanya 10 % di level 2 serta 10 % ada di level pertama. Ya, bumi ini memang di dominasi oleh golongan-golongan level 4 dan 3. Namun kini, sudah mulai banyak migrasi-migrasi yang terjadi di mana golongan-golongan yang dianggap sebagai golongan level 4 dan 3 mulai menuju level 2, namun belum mencapai level 1. Contohnya adalah China dan India, yang semula disejajarkan dengan Indonesia karena kekumuhan dan kepadatan penduduknya kini mulai menancapkan taringnya di bidang ilmu pengetahuan (dunia) tapi hanya bersifat jangka pendek.

Nah, lalu dimana Indonesia??? Kita bisa menilai sendiri dimanakah posisi kita dalam kuadran tersebut.  Punyakah kita modal untuk mengelola sumber daya alam sendiri??? punyakah kita impian untuk anak cucu kita kelak di masa depan jika sumber daya kita habis????. Nah, kira-kira kita ada di level dimana???

Ok, saya tidak mengajak kita semua untuk pesimis. namun sebaliknya kita harus melakukan Quantum Quadran Changging yang harus dimulai dari diri sendiri. Ya, Optimistis merupakan syarat utama untuk menggerakkan kita semua menuju level ketiga.

Untuk menuju level kedua, maka kita haruslah memiliki modal yaitu ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan yang lebih dari sekedar gelar, melainkan ilmu yang kita pelajari, kita praktekkan, dan kita ajarkan kepada orang banyak tanpa ada batasan-batasan. Itulah ilmu pengetahuan yang akan membawa kita berada di level 2.

Nah, bagaimana caranya agar kita berada di level 1???, tentu saja ilmu pengetahuan harus diseimbangkan dengan optimistis yang kita miliki. Bahwa usaha yang kita lakukan saat ini bukan hanya untuk beberapa tahun ke depan saja, tapi juga untuk ribuan tahun bahkan jutaan tahun berikutnya. Tidak hanya untuk bangsa kita, tapi juga bagi bangsa-bangsai di Afirka yang kelaparan, bangsa Palestina yang dijajah, yaitu bagi seluruh umat manusia. Itulah level Heroes.....

Mari mulai saat ini, mulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang paling mudah....
1. Buatlah impian yang simpel yang bisa kita wujudkan . Misal : Menambah teman baru, usahakan impian itu berbeda-beda. Misal saja impian yang ditargetkan terwujud satu kali per bulan.
2. 1 hari belajar, 1 hari praktek, 1 hari ajarkan. Bayangkan dalam 1 minggu ada 2 ilmu yang akan kita pelajari, praktekkan dan diiajarkan. dalam 1 bulan ada 8 ilmu, dalam 1 tahun ada 86 ilmu... Wow!!!
3. Jika kita mendapatkan materi, usahakan 10 % untuk kita. 45 % untuk orang-orang yang sudah membantu kita, dan 45 % bagi mereka yang belum pernah berjasa pada kita. Jika terlalu berat cukup 50% untuk kita dan sisanya untuk dua kelompok tadi.

Selasa, 15 Mei 2012

Mission Possible 1 : Kill Desperate Virus!!!


Seberapa kroniskah virus “Pesimistis” menggerogoti diri kita?, apakah kini impian-impian anda berupa karier yang cemerlang, jodoh impian dan lainnya sudah terkubur dalam-dalam dan anda enggan menggalinya?. Dunia terasa sempit, dan waktu seakan-akan berjalan sangat cepat?.

Jangan berputus asa terlebih dahulu, selama kita masih bernafas. Maka wajib bagi kita untuk terus-menerus berusaha. Hanya saja ibarat sebuah computer, Operating System jiwa kita harus dilakukan install ulang, karena sudah dipenuhi dengan virus-virus pesimis, kegagalan, putus asa dan lain-lain. Ini karena kita tidak memiliki Firewwall yang kuat untuk melindungi komponen-komponen yang ada di dalam. Sehingga lama kelamaan, akhirnya diri kita semakin lambat untuk merespon keinginan dunia luar yang dari-hari menuntut lebih kepada kita. Nah, selama virus ini baru mencapai system software, belum merusak system hardware yang biasanya menyebabkan pada computer mati total dan pada manusia yaitu deresi, stress yang akhirnya berakhir di RSJ atau bahkan dengan bunuh diri. Mari kita selamatkan diri kita, ingatlah bahwa diri kita adalah produk dari Tuhan, teknologi yang jauh lebih canggih dari computer tercanggih di dunia.

Berikut adalah beberapa komponen yang harus saya dan anda install untuk “membersihkan” jiwa kita dari virus “putus asa”.
1.      Impian meninggalkan keburukan dan mengerjakan Kebaikan
Kaya Raya, Pendamping cantik, gelar bergengsi dan lain-lainnya. Itu adalah mimpi-mimpi saya yang pernah membuat saya betul-betul bersemangat untuk menjalani hidup. Namun ternyata impian-impian itu tidak mebuat saya untuk berfokus mengerjakan kebaikan dan meninggalkan keburukan. Bahkan saya sempat kehilangan arah.
Kini saya sadar, saya sudah terlalu jauh meninggalkan Tuhan. Sudah berapa banyak ibadah wajib yang saya tinggalkan dan keburukan yang sudah saya kerjakan. Maka Tuhanpun tidak memberikan kesuksesan dan kebahagiaan pad saya, melainkan hanya keputusa asaan karena kelelahan. Maka saya menarik kesimpulan kita, apapun impian kita. Harus kita koreksi dengan melihat apakah impian itu membuat kita semakin dekat dengan Tuhan ataukah tidak.
2.      Impian untuk bermanfaat bagi orang lain
Sukses adalah untuk kita sendiri???, lalu lihatlah bagaimana dunia akan bahu-membahu untuk membuatmu melepaskan impianmu. Jika selama ini kita termotivasi untuk menambah kenalan minimal satu orang setiap hari, maka gantilah motivasi anda dengan berniat membantu minimal satu orang setiap harinya. Satu orang yang pernah membantu kita, dan satu orang lagi adalah orang-orang yang belum pernah membantu kita.
3.      Sabar, kunci para The Winners
Tidak sabar, tergesa-gesa, ingin instan. Itulah ciri-ciri para pecundang sehingga menjadikan mereka putus asa. Hidup dan berusahalah dengan tenang, rileks, santai tapi serius seolah-olah kita akan hidup selamanya.

“Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhan-nya, kecuali orang-orang yang sesat.” (Al Hijr:56)

Sabtu, 19 Februari 2011

Reportase Seminar Hypno Learning : "Memaksimalkan Potensi Otak untuk Meraih Sukses"


Banjarbaru, 20 Februari 2011

Bertempat di Aula fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Ikatan Mahasiswa Muslim Muhamadiyah (IMM) Banjarbaru menyelenggarakan seminar Hypno Learning. Menurut Pratama Adi Nugraha, yang merupakan dewan pimpinan IMM cabang Banjarbaru. Acara ini bertujuan untuk menunjukkan eksistensi IMM yang telah lama vakum. Pemateri acara ini adalah Bapak Ermanto Dwiatmoko Spsi, Msi. Beliau saat ini berprofesi sebagai konsultan SDM di dunia kerja.

Materi yang disampaikan adalah mengenai bagaimana mengelola alam bawah sadar untuk meraih kesuksesan. Hal ini sangat penting karena otak manusia terdiri dari 12% alam sadar, dan 88% alam bawah sadar. Tetapi hanya sedikit manusia yang mampu mengendalikan alam bawah sadarnya.

Jika seseorang mampu menguasai alam bawah sadarnya maka baginya tidak akan ada lagi hal yang tidak mungkin untuk dikerjakan, kesulitan belajar akan teratasi dan hidupnya akan selalu optimis serta bahagia.

Selain mendapatkan materi dan video mengenai bagaimana memaksimalkan otak dalam belajar. Diberikan pula praktek latihan untuk merelaksasi otak agar lebih siap digunakan sehingga proses belajar bisa lebih maksimal.

Pemateri menyampaikan bahwa untuk memaksimalkan potensi otak adalah dengan cara banyak membaca serta berdiskusi (mencari data). Lalu pengetahuan(data) yang didapatkan dari dua hal diatas harus digunakan untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari, semakin banyak seseorang menghadapi dan menyelesaikan suatu masalah. Maka potensi otaknya akan terus bertambah.

Namun, selama ini sistem pendidikan lebih banyak menuntut pelajar untuk 'menghafal' sebuah materi. Dan diperparah dengan sifat para pelajar yang sama sekali tidak berniat untuk menggunakan materi tersebut dalam kehidupan sehari-hari, sehingga suatu materi biasanya hanya berakhir dalam buku catatan mahasiswa tanpa berarti apa-apa bagi kehidupan mereka.

Pemateri juga memberikan tips bagi mahasiswa agar setelah lulus tidak menambah daftar pengangguran di Indonesia. Yakni dengan mencari pekerjaan secepat mungkin, meskipun baru memasuki semester 1. Caranya adalah :

  1. Lengkapi diri dengan Hard Skill (Keterampilan, ex : service komputer,berbicara bahasa asing dll) serta soft skill (keterampilan mengembangkan diri, ex :bekerja sama, berkomunikasi dll).
  2. Biasakan dengan tantangan positif. Jangan takut salah, Ketika menjadi mahasiswa anda masih 'halal' untuk salah. Tapi di dunia kerja anda 'haram' untuk salah. Siap-siap saja tidak bekerja atau dipecat jika otak anda tidak terbiasa menghadapi masalah.
  3. Luaskan wawasan. Tertariklah dengan banyak hal, meski tidak mendalami.
  4. Bangun Network (Jaringan).

Jumat, 18 Februari 2011

Between Me, Allah and maybe You....


Menjelang maghrib, Iqbal masih saja rebahan di tempat tidurnya. Wajahnya mesem-mesem. Nampak sekali ada sesuatu hal menyenangkan yang sedang dibayangkannya. Kadang berguling ke kanan, kadang ke kiri. Dan kadang sesekali menutupi wajahnya yang jerawatan itu dengan gulingnya. Sedang asyik berkhayal..tiba-tiba saja ibunya masuk ke kamarnya.

"Duh..ini anak...denger ga sih suara adzan??,kok masih aja rebahan di tempat tidur...".

"Iya bu..dengar ko..ne lagi mau sholat.". Dengan malas-malasan Iqbal bangkit dari tempat tidurnya.

"Udah mandi belum??.". Ibu Iqbal mengendus-endus tubuh Iqbal. Persis seperti Anjing polisi mengendus narkoba. "Humph...masih bau kaya gini..mandi dulu sana. gimana sih..udah sebesar ini, mandi aja masih di suruh...".

Dengan berjalan gontai, Iqbal menuju kamar mandi. Di dalam ruang VIP rumahnya itu, Iqbal bukannya mandi, dia malah melanjutkan acara berkhayalnya. Saking asyiknya, karena ga sadar. Tak terasa Adzan Isa sudah berkumandang. Ibu Iqbal yang selalu rajin memeriksa anaknya apakah sholat atau ga jika datang suara adzan..terkaget-kaget karena tak mendapati anaknya di kamar. Setelah melakukan patroli (Ibunya Iqbal mungkin mantan polwan..hehehe)..Akhirnya Iqbal ditemukan masih bersemayam di dalam kamar mandi, dengan menyanyikan lagunya Glen Freddly berjudul "terpesona". Tanpa dikomando ibu Iqbal langsung menggrebek pesta khayalannya Iqbal dengan menggedor keras pintu WC. Dor..Dor..Dor....Kaget bukan kepalang Iqbal yang tertangkap basah, langsung melempar keatas sabun yang dari tadi digosok-gosokannya. Dengan pelan-pelan Iqbal mengeluarkan kepalanya, langsung saja sebuah tangan menyambar telinganya.

"Adouuwh....sakit bu...".Jerit Iqbal. "Biarin..kamu ini, dikirain sembahyang, eeh malah lama-lamaan di dalam wc". Akhirnya dengan adegan Iqbal yang menjerit-jerit kesakitan dan Ibunya yang memaki-maki, serta Ayah Iqbal yang tertawa cekikikan. Malam yang aneh ini cukup sampai di sini.

****

Akhir-akhir ini tingkah laku Iqbal memang lain daripada biasanya. Selain suka melamun. Iqbal terlihat lebih rajin kesekolah. Padahal kesekolah merupakan pekerjaan paling tidak menyenangkan baginya. Ibunya bahkan terheran-heran karena anaknya pagi-pagi sudah berangkat.

"Wah..tumben, biasanya jam segini biasanya kamu masih diseret-seret ke kamar mandi?.

"Ah..ibu ini, bukannya senang anaknya rajin sekolah, malah diejek...". Ucap Iqbal sambil mengganjal mulutnya dengan roti bakar.

Usai menyantap sebuah roti bakar dan segelas susu. Iqbal langsung beranjak dari meja makan."Berangkat dulu ibu..bapa".

"Eh..salaman dulu, main berangkat aja...", Ibu Iqbal mencegah anaknya.

"Hehe lupa bu...".

Usai menyalami Ibu Bapanya Iqbal langsung menuju kendaraan bebeknya. Bak seorang koboi dia menaiki motornya itu.

Ibu dan bapa Iqbal masih meanjutkan kegiatan sarapannya.

"Aneh ya pa, Iqbal..akhir-akhir ini?. Ujar Ibu Iqbal

"Iya..". Sahut bapaknya dengan singkat dan melanjutkan menyantap buah apel.

"Lho..Bapanya ini, ko biasa-biasa aja . Mestinya kalo ada yang aneh mesti diperhatiin dong.". Gerutu Ibunya.

"Sudahlah, kaya ga pernah muda aja. Paling si Iqbal itu sedang kasmaran...".Jawabnya Bapanya dengan santai.

"Hah...apa iya??". Ibu Iqbal agak termenung mendengar ucapan suaminya itu.

***

Prakiraan cuaca..eh..perkiraan Ayah Iqbal memang tak meleset. Iqbal akhir-akhir ini memang sealu terbayang wajah seorang wanita. Nama wanita itu adalah Nania. Wanita cantik dan populer di sekolahnya. Selain cerdas, sikap Nania yang santun, kata-katanya yang ramah dan sopan, membuat Iqbal tidak bisa melupakannya.

Adapun alasan Iqbal selalu datang pagi adalah karena Nania memang juga selalu datang pagi kesekolah. Dengan harapan bisa mencuri kesempatan berbicara dengan Nania. Namun karena bingung apa yang ingin dibicarakan dan Iqbal yang juga pemalu. Membuat 100 hari masa PDKT ini terbuang percuma. Padahal selain Iqbal, masih banyak saingan Iqbal diluar sana. Dari pria paling culun sampai ketua OSIS mengincar Nania. Namun karena malu, Iqbal selalu menurungkan niatnya untuk berbiara dengan Nania.

Iqbal hanya menyimpan cintanya ini di dalam hati. Iqbal memang pernah menceritakan perasaannya ini pada teman curhatnya, Si Anwar. Bukannya dukungan, Iqbal malah mendapat cibiran dan kata-kata yang semakin membuat nyalinya ciut.

"Hah..kau suka sama si Nania??Cewek paling populer di sekolah kita itu??. Wah lebih..baik kamu cepat-cepat membuang jauh perasaanmu itu...". Ujar Anwar sambil tertawa.

"Kenapa..?, apa salah aku jatuh cinta?."Tanya Anwar.

"Ngga salah jika kau jatuh cinta,,tapi kira-kiralah...cari yang sepadan. Apa kelebihanmu buat mendapatkan si Nania??.

Iqbal berpikir sejenak."Aku anak orang kaya..".Iqbal menyebutkan kelebihannya.

Anwar kembali tertawa."Bah...di sini mah, anak orang kaya. udah umum. Bapanya Nania juga kaya, bahkan jika harta ortu kita digabungin, mana bisa ngalahin hartanya Ortu Nania..Cewek tuh, pengen laki-laki yang lebih hebat dari pada dirinya. Ya..si Nania kan cantik, cerdas, kaya dan alim lagi. Mana mungkin dia suka sama cowok kaya kamu. Yang rangking selalu paling akhir, sholat belang kambingan, trus urak-urakan lagi."

Kata-kata Anwar memang menancap jelas di hati Iqbal. Karena memandang dirinya terlalu rendah daripada Nania. Iqbal menjadi minder.Namun, perasaan cintanya amat dalam, meski merasa tak pantas. Iqbal masih beharap ada suatu keajaiban jika Nania mungkin jadi pacarnya. Di setiap malam, Iqbal selalu menunggu bintang jatuh, dan berdoa agar Nania menjadi jodohnya.

***

Sore itu Iqbal baru pulang dari rumah pamannya. Di tengah jalan Iqbal melihat Nania bersama-sama temannya menuju mesjid. "Wah..kayaknya Nania ada pengajian..neh".selidik Iqbal.

Nania memang menghadiri acara pengajian yang diadakan oleh Lembaga Keagamaan. Meski tak memakai baju muslim Iqbal nekat masuk mengikuti Nania. Beruntung disana dia tidak menjadi bahan perhatian, meski memakai baju santai. Bahkan dia disambut ramah oleh panitia.

Selama pengajian tersebut, Iqbal hanya memandangi wajah Nania yang amat cantik di sore itu dengan memakai jilbab putih. Namun ada satu kata yang entah kenapa, terngiang-ngiang dalam telinga Iqbal..Yakni ketika penceramah mngatakan bahwa jika ingin mendapatkan jodoh yang BAIK, maka perbaikilah dirimu sendiri. karena laki-laki sholeh untuk wanita sholeh dan wanita sholeh untuk lelaki sholeh. Langsung saja perhatian Iqbal teralihkan perhatian pada penceramah itu.

Dan Iqbal mendalami dalam-dalam apa yang disampaikan. Iqbal pun temenung, ketika penceramah mengatakan bahwa janganlah bermimpi mendapatkan jodoh yang sholeh, jikalau dirimu sendiri jauh dari Allah. Sesungguhnya jodoh itu sudah ditentukan sebelum ruh manusia ditiupkan ke rahim ibu. Iqbal pun menatap Nania dan berkata dalam hati."Oh..Tuhan, salahkah aku jatuh cinta padanya?". Iqbal langsung meninggalkan mesjid, padahal Nania belum pulang. Kata-kata penceramah itu terngiang dalam dirinya, bagaimana mungkin dirinya menganggap Nania pantas untuknya padahal dirinya sama sekali tak seperti Nania yang alim dan cerdas. Peringatan Anwar kembali terpikirkan olehnya.

Dalam perenungannya akan ketidakpantasan cintanya. Iqbal berbaring seperti biasa di kamarnya, tak lama adzan maghrib berkumandang. Tiba-tiba saja air mata Iqbal mengalir, entah kenapa..Iqbal sendiri tak tahu. Apakah karena Nania ataukah yang lain?.

Ibu Iqbal yang bersiap-siap melaksanakan tugas langsung mendatangi kamar Iqbal. Ketika sudah bersiap mengeluarkan kata-kata.."Lho..mana tuh anak??". Ternyata setelah di cek, Iqbal sudah mengambil air wudhu. Ibu Iqbal hanya melongo.

Usai sholat, Perasaan Iqbal terasa lebih tenang. Perasaan yang lebih lapang. Tak seperti biasa dimana dia melaksanakan sholat karena terpaksa. Semenjak itu, tanpa perintah ibunya, Iqbal selalu melaksanakan sholat.

Tak hanya itu, Iqbal juga mulai rajin mengikuti pengajian. Kepalanya terasa lapang jika mendengar tausyia-tausyiah para ustadz. Karena rajin belajar, iqbal pun mulai meningkatkan kegiatan ibadahnya. Dalam mendekatkan diri pada Allah Iqbal seperti mendapatka hawa sejuk. Tak ada lagi perasaan hampa yang mengharap cinta yang tak sampai.

****

Wajah bahkan nama Nania kini bisa dibilang tak ada lagi dalam benak Iqbal. Kini dia lebih sering aktif di kegiatan agama sekolahnya. Sering ikut pengajian. Shalat 5 waktu pun tidak pernah ia tinggalkan, dan selalu berjamaah di mesjid. Di sepertiga malam dia selalu bangun untuk melaksanakan shalat Tahajud. Shalat Dhuha pun tak pernah ia tinggalkan. Al-Quran dan Yasin dibacanya setiap hari. dan berpuasa senin-kamis.

Ibu Iqbal yang menyaksikan perubahan drastis anaknya, hanya bisa bersyukur kepada Allah. Tak sia-sia doanya selama ini agar naknya itu bisa rajin sholat dan membaca Al-Quran, padahal dulu Iqbal amat susah untuk disuruh sholat maupun baca Al quran.

Di sekolah pun Iqbal bisa fokus akan pelajaran. Nilainya yang dulu jelek, kini berangsur membaik. Hatinya yang dulu kosong dan jiwanya yang digerogoti perasaan malas. kini sudah dipenuhi dan dibangkitkan oleh cahaya cinta. Bukan kepada Nania tapi cinta kepada Allah.

Iqbal yang dulu berdoa agar Nania menjadi pacarnya, kini hanya berdoa untuk kedua orang tuanya, dan berharap agar Allah selalu mnunjukinya jalan yang lurus.

***

Hari itu seperti biasa, Iqbal pergi sekolah. ketika di gerbang sekolah dia bertemu Anwar.
"Asalamualaikum..Iqbal".
"Walaikumsalam".
"Eh...udah tau kabar hangat belum??". Tanya Anwar
"Ada apa??".Iqbal penasaran.
'Ternyata Nania sudah tunangan dengan laki-laki pilihan Ayahnya. Laki-laki itu kini kuliah S1, di Kairo Mesir. Dan jika Nania lulus nanti, mereka akan langsnug menikah. Dan Nania akan tinggal di mesir".

Iqbal terdiam sejenak,lalu berkata."Wah..beruntung sekali, nampaknya lelaki itu memang cocok dengan Nania".

Anwar keheranan yang melihat ekspresi wajah temannya itu yang biasa saja.'Lho, kamu ga kecewa?. Sia-sia dong selama ini kamu berubah jadi allim, dan ternyata Nania jadi milik orang lain".

"Hahahaha...Anwar..Anwar...Sesuai saranmu dulu, aku akan mencari jodoh yang sesuai dengan diriku sendiri. Toh lagipula kaku masih SMA, belum saatnya aku buat pacaran. Banyak waktu dan hal yang harus aku perbaiki jika ingin mendapatkan jodoh seperti Nania."Jawab Iqbal.

"Wah..nampaknya temanku ini, sudah benar-benar mendapat hidayah nih...".Goda Anwar pada Iqbal.

Keduanya tertawa, dan bersama-sama memasuki kelas. Saat dalam kelas, Iqbal menatap Nania sejenak." Akh..."seru Iqbal dalam hati. "Sebelum aku jatuh cinta padanya. Aku harus Mengalahkan dia dulu dalam perebutan juara umum semester ini". Tekad bulat itupun disematkan dalam hati Iqbal waktu itu juga.

"Siapa yang bisa menentukan rumus kimia yang saya tulis di depan..?".Ibu Guru memberikan pertanyaan pada seluruh murid.

Tak ada yang bisa, termasuk Nania. Siswi paling cerdas.tapi...

"Saya bu...".Iqbal menngangkat tangannya. Seluruh kelas menatapnya termasuk Nania....

Kamis, 17 Februari 2011

Duh Gusti....susahnya Istiqamah..(Surat dari seorang hamba 2).


Awalnya semangat itu begitu besar nan bergelora...
Kedua kaki ini berdiri teguh, dan wajah ini sama sekali tak berpaling ke kiri dan ke kanan.....
Sinar matahari yang menyengat pun tak mampu membuat tekad itu lapuh....
Diterjang ombak nan ganas, sama sekali tak mampu menggoyahkan hati ini....
Hamba betul-betul jatuh cinta di jalan ini....
Hamba menyerahkan segala jiwa dan raga ini kepada-Mu....


Namun, ada pula ketika pikiran hamba terasa berkabut....
Perasaan rasa tidak menentu..
Apa yang hamba buat terasa tidak mengena....
Sholat dan ibadah tidak dapat dirasa kemanisannya.....
Seolah-olah ada sesuatu yang perlu didapatkan untuk menenangkan pikiran dan hati hamba yang berkecamuk....

Hamba sempat menuduh-Mu tidak adil...
Karena semua keinginan hamba tidak Engkau penuhi....
Padahal hamba sudah berjuang untuk-Mu,,,
Sedangkan mereka yang hidupnya hanya berfoya-foya dengan masa remajanya...
nampak begitu senang dan bahagia....

Duh..Gusti, diri ini sempat berpikiran betapa susahnya istiqmah di jalan-Mu.....


Betapa susahnya meneladani Kisah Rasulullah dan para sahabatnya....
Sempat terbesit untuk pergi dan kembali ke dunia kelam yang dulu lagi.....

Di saat hamba berusaha menjauhi-Mu....
ditengah keputus asaan mulai menyelimuti hamba....
Entah bagaimana caranya Engkau membawa hamba kembali....

Engkau membuat hamba tersadar..
Bahwa jika hamba pergi meninggalkan-Mu...
kemanakah hamba akan pergi...???

Bukankah isi langit dan bumi ini adalah milik-Mu.....?



Hamba coba merenung sejenak....
merenungi apa yang sudah hamba perbuat...
betulkah hamba sudah betul-betul ikhlas???
betulkah hamba pantas di sebut sebagai pejuang-Mu..??

"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu"(Surah 47-Muhammad 7)

Sudahkah hamba beriman...??
Sudahkah hamba menolong agama-Mu...?
Ataukah hamba hanya ingin menolong hamba sendiri..?

Sungguh Engkaulah dzat yang maha menepati janji....
Engkau pasti akan memberikan kemuliaan bagi orang-orang yang Engkau kehendaki....

Cuma, hanya hamba yang tidak berusaha bersungguh-sungguh untuk mendapatkan segala keistimewaan itu....



Karena hamba sendiri tidak cukup mengenal agama yang kuwarisi......
Karena hamba terlalu mengingat hal-hal yang remeh...
Melemahkan jiwa dan mengingatkan sesuatu yang Tuhan tidak takdirkan....
Hamba terjebak dalam permainan Syaitan laknatullah.

Tuhan, semoga hamba dan orang tua hamba,
termasuk dalam golongan orang-orang yang sentiasa bersyukur....
Ridha dengan ketentuan yang telah Engkau laksanakan....

Surat dari seorang hamba….


Demi dzat-Mu yang menggenggam jiwa ini dan semua isi langit dan bumi…..
Sumber segala kebahagiaan dan pemberi ketenangan dalam kesusahan……
Yang membuat hamba tersenyum ketika menerima berkah….
Yang membuat hamba tertawa ketika menerima hadiah….
Namun segala hal indah itu hamba lupakan dalam sekejap, ketika hamba jatuh tersungkur ke jurang terdalam tak bertepi….
Segala kasih-Mu yang tanpa batas, hamba rasakan hanya seperti kedipan mata…..
Jiwa ini gelisah,mempertanyakan keberadaan dan qadar-Mu…..
Dalam kegelapan itu, hamba berani mempersalahkan-Mu….
hamba mempersalahkan orang-orang disekitar hamba…..
Tanpa sama sekali mengkoreksi diri pribadi….
padahal hambalah yang mengambil segala keputusan diantara banyak pilihan yang Engkau berikan….

hamba memilih diam ketimbang bergerak…
hamba memilih stagnan ketimbang kreatif…
hamba memilih berhenti ketimbang memulai…
hamba memilih vakum ketimbang menulis….


“Maka nikmat tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”(ar-rahman:13)

Padahal Engkau tak pernah hilang….
Engkau selalu menunggu….
Selalu mengulurkan tangan-Mu…
Hati yang kotor inilah yang menghalangi melihatnya…..
Hamba terlalu lama melihat ke atas, tanpa pernah sama sekali melihat ke bawah….
Sehingga hamba melupakan segala karunia-Mu…melupakan segala jasa orang-orang yang hamba kenal….
Berapa banyak nikmat yang tidak hamba syukuri yang sebenarnya tersimpan di balik hal yang tidak hamba sukai….?
Peristiwa-peristiwa pahit yang menimpa hamba, selalu memeberitahukan kepada hamba, nikmat yang sebenarnya…..
Wahai Dzat yang tak pernah tidur….
Hamba ketuk pelan pintu-Mu….
Karena Engkaulah tempat berlindung orang-orang zalim
Dari kezalimannya sendiri….
Ampuni hamba, karena keterbatasan hamba dalam memahami pesan-Mu……

“Ya robb,berikanlah ilham agar hamba dapat selalu mensyukuri segala nikmatmu, berpuas dengan apa yang ada pada diri hamba, menerima dengan ridha rezki yang di berikan,serta dapat menggunakan pemberianmu untuk hal-hal bermanfaat…..”

Muslim itu berkata-kata indah...


As-salamu'alaikum saudaraku yang seiman dan seperjuangan...
Keindahan kata-kata adalah sesuatu hal yang diteladankan oleh Rasulullah dalam kehidupan sehari-harinya. Beliau memang dikenal sebagai pribadi yang amat halus budi pekertinya dan lembut hatinya. Kalimat-kalimat yang meluncur dari lidahnya pun penuh dengan cita rasa sastra yang tinggi, meskipun beliau tidak pernah menyandang gelar "sastrawan" semasa hidupnya.

Keindahan tulisan dan ucapan merupakan keindahan yang paling terpancar dalam diri seorang Muslim. Tutur kata sopan dan santun merupakan bagian hidup seorang muslim. Kita bisa lihat dalam ayat-ayat Al Qur'an. Isinya merupakan bacaan terbaik yang bisa menghimpun semua kebaikan di dalamnya. Oleh karena itu, wajar jika seorang muslim yang membaca Al-Qur'an seharusnya berperilaku terpuji.

Namun, pada kenyataan sekarang. Banyak kaum muslim.,terutama muda-mudi yang dalam bertutur kata dan berperilaku, jauh dari sikap seorang muslim. Dunia barat melalui Televisi mereka banyak mempengaruhi sikap bangsa ini. Karena takut dianggap tidak gaul atau ketinggalan zaman.Mereka malu menggunakan kata-kata indah kemudian menggunakan kata-kata yang tak sepantasnya digunakan seorang muslim dalam kehidupan sehari-hari.

Padahal, dengan menggunakan kata-kata tersebut mereka sama sekali tak terangkat derajatnya, sama sekali tak dimuliakan oleh Tuhan. bahkan di mata manusia mereka hanyalah bahan tertawaan. Berbeda dengan orang yang memakai kata-kata indah dalam hidupnya. Seseorang akan memilih dan merangkai kata-kata yang indah karena hati, pikiran dan perbuatannya dipenuhi oleh keindahan. Kita memulai segalanya dengan menyebut nama Dia Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Bukankah sangat wajar jika kemudian perbuatan itu menghasilkan sesuatu yang indah dan penuh kasih sayang, karena memang dilakukan atas nama Dia yang memiliki nama Ar-Rahmaan dan Ar-Rahiim.

Dalam sebuah riwayat, seorang tokoh muslim mencontohkan tentang keindahan. Tersebutlah ustadz Muhammad Zahran, pemilik Madrasah Diniyah Ar-Rasyad di Mesir. Madrasah ini adalah salah satu tempat di mana Hasan al-Banna pernah menimba ilmu. Suatu hari, sang ustadz mengajukan sebuah pertanyaan pada seorang murid, dan murid tersebut belum bisa memberikan jawaban yang memuaskan. Apakah sang ustadz mencela ketidakmampuannya? Tidak. Sebagai gantinya, beliau menghadiahkan sebait puisi yang diperintahkannya untuk ditulis dalam buku catatan sang murid.

"...Wahai kuda Allah
percepatlah lagi langkahmu...
untuk mengambil pemuda ini...
Wahai kuda Allah..."

Seorang guru yang baik tidak mencela ketidakmampuan muridnya. Dengan sebait puisi sederhana ini, ustadz Muhammad Zahran mendoakan agar muridnya segera ditambah ilmunya oleh Allah. Inilah buah dari kasih sayang yang meluap-luap dari dalam dadanya, kemudian meluncur dari lisannya.

Marilah saudaraku..berhentilah menghina diri kalian sendiri dengan mengumbar apa yang sebenarnya adalah diri kalian sendiri. Manusia hanya akan menyedekahkan apa yang dimiliknya. Jangan hanya ingin dibilang gaul, keren , dan lucu..kita rela tampil hina dihadapan orang banyak. Jadilah pribadi muslim yang kaffah..yaitu mereka yang menjadikan hidup mereka sebagai aplikasi dari sholat yang mereka dirikan,dan bacaan Al-Qur'an yang mereka hayati.

"Katakanlah Bismillah jika ingin memulai sesuatu, katakan subhanallah jika melihat hal yang luar biasa, katakan astaghfirullah jika telah melakukan kesalahan, katakan Alhamdulillah jikamendapatkan sesuatu dari-Nya.."

Selasa, 23 November 2010

Aku Mencintaimu Ayah.....


Ayah.....

Kau selalu membuatku merasa aman, jika aku berada didekatmu.....

Kau menunjukkan padaku bagimana dunia dan hal-hal yang menyenangkan untuk dilakukan......

Kau membuat hidupku lebih baik.....

Ayah terbaik yang aku kenal adalah dirimu.......

------------------------------------------------------------------------------------


Kata-kata di atas adalah kata-kata yang tidak pernah kukatakan kepada ayahku.....

Tidak pernah kukatakan bahwa aku berterima kasih atas segala jasanya.....

Tidak pernah kukatakan bahwa aku sangat mencintainya.......

Tidak pernah kukatakan bahwa aku bangga memilki ayah seperti dirinya......


Di saat terakhir aku bertemu dengannya....

Aku hanya bisa meminta maaf, karena banyaknya salahku kepadanya......

Di saat terakhir aku menatap matanya....

Aku hanya bisa menangis.......


Kini hanya dzikir dan doaku saja yang dapat didengar olehmu, Ayah.....

Aku selalu berandai-andai, jika waktu kita bersama bisa lebih lama dan lebih banyak.......

Karena aku sangat merindukanmu.....

Aku merindukan senyumanmu....

Aku merindukan pelukanmu.....

Aku merindukan mencium tanganmu.......

Aku merindukan kau mengingatkan aku untuk hati-hati di jalan.......


Namun Allah lebih mencintaimu..........


Aku selalu berharap agar aku termasuk golongan anak Sholeh, sehingga doaku sampai kepadamu......

Dan suatu hari nanti, aku berharap kita dimudahkan oleh Allah untuk dipertemukan di tempat yang lebih baik.......

Dan aku ingin mengatakan......


".......Aku Mencintaimu Ayah......"



Dirimu akan terlukis abadi selamanya di hatiku.......

Jumat, 12 November 2010

Reportase LKM Mahasiswa PTS se-Kalimantan Selatan 2010


Kopertis wilayah XI Kalimantan Selatan menyelenggarakan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM-TM) pada tanggal 10 -12 November 2010 yangt bertajuk "Meningkatkan Peran Mahasiswa dalam menyikapi kondisi Alam dan sosial Budaya masyarakat serta Kemandirian". Kegiatan ini diadakan di Hotel Jelita Banjarmasin dan dihadiri oleh 44 mahasiswa dari 9 perguruan tinggi swasta di Kalimantan Selatan, termasuk diantaranya adalah STMIK Banjarbaru yang diwakili oleh Zulrifan Noor (ketua BEM kampus Banjarbaru) dan Muhammad Yussuf (Wakil ketua BEM kampus Banjarmasin).

Acara dimulai dengan sambutan dari koordinator Kopertis Wilayah XI Kalimantan, Prof. Dr. Ir. H. Sipon Muladi dan dilanjutkan sambutan dari ketua pelaksana, Rusliadi,SH.

Dalam pelatihan ini, para mahasiswa yang merupakan delegasi dari BEM, HMJ, dan UKM perguruan tinggi masing-masing. Mendapatkan materi-materi seperti etika diskusi ilmiah, hakikat organisasi, pola pemberdayaan mahasiswa, materi dan simulasi gaya kerja, perumusan masalah, pengukuran kinerja organisasi, dan penyusunan rencana pengembangan organisasi.

Selain materi-materi di atas, para peserta juga menjadi semakin akrab dengan berbagai games yang diberikan oleh panitia. Sehingga para mahasiswa yang sebelumnya tidak saling mengenal, dapat menjalin kebersamaan dengan baik.


LKMM-TM 2010 diharapkan dapat membuka wawasan serta membentuk kader organisasi kemahasiswaan yang berkualitas dan memberikan kontribusi dalam meningkatkan peran organisasi mahasiswa di perguruan tinggi masing-masing.

Sudah saatnya mahasiswa mengembalikan posisinya sebagai golongan intelektual yang mengerti akan apa yang bisa dan apa yang terbaik untuk dilakukannya demi memajukan bangsa.

------------------------------------------------------------------------------------

Mahasiswa adalah Pemuda...
Dan potensi pemuda, adalah energi dan semangatnya yang luar biasa.....
Jika Pemuda menggunakan potensinya untuk kebaikan, maka majulah bangsa ini....
Jika Pemuda menggunakan potensinya untuk keburukan, maka hancurlah bangsa ini.....

MAHASISWA ADALAH HARAPAN.....



(ZR-SP,13/11/10)

Kamis, 07 Oktober 2010

Mahasiswa, Ayo manajemen kegiatan kamu...!!!

"...Lulus dengan IPK 3,5 dalam waktu 3,5 tahun..."

Hal diatas tentu merupakan impian setiap mahasiswa jika sudah mengantongi gelar sarjana nantinya. Jaminan mudahnya mendapatkan sebuah pekerjaan, bahkan mungkin pekerjaaan yang bergengsi amat terbuka jika dapat lulus dengan predikat cumlaude.

Namun, apakah hal tersebut dapat menjamin seseorang dapat memiliki karier di dunia kerja yang sukses?.
Pada kenyataannya memang banyak perusahaan yang mengeluhkan para pegawainya yang memiliki IPK bagus dan lulus dalam waktu cepat saat kuliah, ternyata tidak memiliki skill apa-apa.

Hanya berorientasi kepada nilai bagus dan waktu kelulusan yang cepat, merupakan mind set yang harus dirubah. Mengingat kini perusahaan-perusahaan tidaklah lagi hanya percaya dengan lembaran nilai yang di bawa calon perkerjanya. Serangkaian test akan diberikan untuk menguji apakah mereka memang pantas mendapatkan pekerjaan tersebut.

Mahasiswa yang cerdas harus dapat memanfaatkan waktu kuliah sebaik mungkin untuk mengasah kemampuannya agar dapat menjadi individu yang berkualitas dan tahan bersaing di dunia kerja.

Berikut sedikit tips bagi yang saya dapatkan dari pengalaman sebagai seorang mahasiswa dan pengelaman orang-orang sukses disekitar saya...............


Jika Anda Masih Mahasiswa, Bagi waktu anda untuk :
  1. 70 % Untuk mengasah Bidang ilmu yang kita geluti.
Ini terkait mengenai di mana kita kuliah, jurusan apa yang kita ambil dan spesifikasi apa yang kita dalami.

Gambaran:
Saya kuliah di STMIK Banjarbaru, mengambil jurusan sistem infomasi dan sangat tertarik mendalami Mobile Technolgies. Maka 70 % waktu saya harus digunakan untuk belajar dan mendalami bidang ilmu yang sedang digeluti baik pada saat kuliah di kelas, di laboratorium, di perpustakaan, diskusi dengan teman,kakak tingkat maupun dosen serta belajar otodidak sendiri di rumah.

Menjadi profesional di bidang yang kia geluti merupakan syarat mutlak. Jangan setengah-setengah, jangan puas dengan yang sudah ada, terus bertanya tentang apa yang belum kita tahu, cari terus jawabannya. Tetapkan standard yang harus dicapai untuk bidang ilmu yang kita geluti. Dan lebih baik jika kita dapat menghasilkan karya atau berprestasi dari hal yang kita pelajari.

  1. 20 % Untuk kegitan penunjang
Saran saya, jika ingin memilih kegatan di luar bidang ilmu yang sedang digeluti. Pilih kegiatan yang sesuai minat dan bakat dan tidak terlalu jauh dari bidang ilmu yang digeluti.

Seperti kerja sambilan, kursus Bahasa, Berorganisasi, ikut tim olahraga, kegitan seni seperti klub drama, paduan suara, maupun main band dan lain-lain.

Asal tidak mengganggu waktu belajar dan arahnya positif, kegiatan penunjang apapun sangat baik untuk dijalani. Kegiatan penunjang juga akan mengurangi kejenuhan dalam aktivitas belajar, yang kerap ditemui gejalanya pada mahasiswa tingkat akhir yang sering mengeluh betapa membosankannya perkuliahan.

Di dunia kerja nanti, pengalaman -pengalaman kita yang kita dapatkan dari kegiatan di atas dapat pula menjadi nilai tambah. Perusahaan tentunya membutuhkan seorang pribadi yang dinamis untuk memajukan usahanya.

  1. 10 % untuk beribadah kepada Tuhan
Mungkin banyak yang bertanya, kenapa hal ini juga saya masukkan. Ini dikarenakan realitas sekarang yang kebanyakan mahasiswa(terutama laki-laki) kerap melupakan pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan. Seperti seorang mahasiswa muslim yang kerap melalaikan Sholat, Melalaikan membaca Al Qur'an, bersedekah dan lain-lain.

Padahal kecerdasan spiritual, merupakan kecerdasan utama yang harus dimiliki seorang manusia apapaun statusnya.

Banyak orang-orang sukses yang saya temui merupakan orang-orang yang tidak pernah absen sholat di mesjid, yang hafalan Al-Qur'annya tidak kurang dari 5 juz, dan selalu bersedekah untuk kegiatan sosial.

Seseorang boleh cerdas, boleh berkepribadian menarik, namun tanpa Tuhan di hatinya.... Bagaimana mungkin dia bisa bagahagia?????

********************************************************

"..Demi masa, Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.."(QS. Al Asr : 1-3)

Jumat, 12 Februari 2010

Make Time To be Our Friend..

Teman-teman tentu sering mendengar surah Al Quran yang cukup terkenal dan pernah dinyanyikan oleh grup Nasyid “Raihan”. Yaitu surah Al Ashr. Pernah merenungkan maknanya ga???. Sebelum itu mari kita baca dulu isi ayat tersebut.

“Demi masa,Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.”(QS Al Ashr 103:3).

Dari ayat diatas mari kita bersama-sama membedah dan merenungkan isinya bagi kehidupan kita bersama.Chek it dot….
Ayat tersebut memberikan peringatan bahwa sesungguhnya manusia yang merugi itu lebih banyak daripada manusia yang dapat memanfaatkan waktunya untuk berbakti. Hal itu tersirat dari kata “kecuali”. Inget dunk dalam logika matematika, kata kecuali dipakai untuk memisahkan hal-hal yang lebih sedikit.Hal itu juga mengisyaratkan jika manusia bakalan lebih banyak dijeblosin ke Neraka ketimbang disurga. Kenapa? Karena yang dimaksud merugi dalam ayat diatas bukanlah miskin harta tetapi merugi karena selama hidup dia tidak melaksanakan perintah Allah. Dan tentu, siapa saja yang tidak melaksanakan perintahNya ga bakalan masuk surga.

Jiwa yang Merdeka...

Hari itu, Doni yang berumur 8 tahun,membuat kesalahan dan dikurung sama ibunya di kamarnya seharian. Awalnya Doni menangis dan minta dikeluarkan. Namun tak dihiraukan oleh sang ibu, karena dia ingin memberi pelajaran kepada Doni.

Tak lama kemudian, Doni pun kecapean karena sudah lama menangis. Dia merebahkan diri sejenak. Hingga dia melihat barisan semut di dinding. Diapun mengambil seekor semut, dan bermain-main dengannya. Bosan bermain dengan semut dia mulai membersihkan kamarnya yang berantakan. Hingga akhirnya dia melihat sebuah buku gambar, diapun mengambilnya dan menggambar sesuatu.

Setelah sore, Ibu Doni pun membukakan kamar Doni. Doni langsung memeluk Ibunya, ibu Doni termenung karena kamar Doni tak seperti biasanya selalu berantakan, kini sudah bersih...gambar Doni tadi diserahkan kepada ibunya, Ibu Doni langsung menangis melihat gambar anaknya itu...Tulisan besar "MAAF IBU, DONI GA AKAN NAKAL LAGI"...tertulis indah dengan warna-warni hasil kreasi Doni.

Trus apa yang bisa kita ambil dari kisah Doni di atas??
Ya..kita setiap manusia pasti memiliki keterbatasan..namun segala keterbatasan dan hambatan/cobaan yang diberikan Tuhan pada kita bukanlah alasan untuk tidak melakukan kebaikan, bukan alsan kita untuk mengeluh.

Justru hal itulah yang diperlukan agar kita bisa menjadi seseorang yang lebih baik, menjadi orang yang merdeka. Dengan keterbatasan kita dapat merasakan arti sebenarnya kemerdekaan. Semakin kita mampu memanfaatkan keterbataasan kita,semakin kita dapat menemukan diri kita yang lebih baik, yang merdeka. Kemerdekaan bukanlah hal yang bisa kita ambil dari luar atau kita harapkan diberikan oleh orang lain..Kemerdekaan adalah hal yang ada dalam diri kita, yang mampu kita berikan pada dunia. Sudahkah kita memiliki jiwa yang merdeka???

Suami Isteri Penghuni Surga...


Di sebuah desa hiduplah sepasang suami isteri. Mereka belum di karuniai anak. Sudah hampir 2 tahun mereka hidup bersama. Si suami bekerja sebagai tukang tambal ban,sedangkan isterinya bekerja sebagai buruh cucian.

Si Isteri yang bernama Aafiyah. Punya wajah cantik berjilbab pula, tutur katanya santun. Aafiyah meruapakan anak dari seorang ustadz yang disegani di desa tersebut. Sebelum menikah dengan lelaki pilihannya sekarang. Aafiyah merupakan menantu idaman para orangtua di desa. Namun...betapa terkejutnya warga desa, setelah Aafiyah menerima lamaran seorang laki-laki yang sekolah SD saja tak tamat, wajahnya kasar dan keras. Ya, si suaminya sekarang yang bernama Khomad. Hanyalah seorang pemuda yang kerap mereka suruh-suruh untuk mengerjakan pekerjaan2 kasar.

Hal itulah yang kerap digunjingkan warga desa. Kenapa si kembang desa itu malah memilih si Khomad. Padahal banyak pemuda-pemuda yang punya pendidikan lebih bagus,dan wajah yang tak kalah tampan sama pemain sinetron.

Tapi bagi Aafiyah status pendidikan ataupun rupa bukanlah ukuran. Percuma saja punya gelar sarjana..kalau menghargai wanita saja mereka tidak bisa, Aafiyah kadang jijik jika mendengar pemuda-pemuda desa yang bersiul ataupun mengerdipkan mata padanya. Baginya Khomad lah satu-satunya lelaki yang berpendidikan. Ketika berbicara dengan lawan jenis, Khomad selalu menunduk. Dia selalu shalat berjamaah di mesjid. Dan dia kerap membangunkan pemuda2 "sarjana" yang masih terlelap tidur di kala shubuh dengan bacaan yasiinnya.

Hingga Khomad datang kepada ayah Aafiyah untuk melamarnya. Ayah Aafiyah yang sangat bijak, menyerahkan segala pilihan pada Aafiyah. Setelah ber Ta'ruuf dan shalat istikharah. Aafiyah pun yakin akan membangun istana surga bersama Khomad.

Hari pernikahan mereka diwarnai dengan pandangan serta cibiran dari pengunjung. Aafiyah hampir menangis, melihat perlakuan warga seperti itu. Namun, ditahannya agar hari pernikahan mereka dapat berjalan lancar demi suaminya.

Kadang, jika mereka berjalan berdua. Warga desa tanpa rasa kasihan mengeluatkan kata-kata seperti ini. "Wah..lihat ada, tuan puteri jalan sama pembantunya..". Kata-kata itu amat menyayat hati Aafiyah, bukan karena malu dengan keadaan suaminya. Melainkan dia takut jika suaminya terluka dengan kata-kata tersebut.

Namun, hal tersebut tak berpengaruh sama sekali kepada Khomad. Baginya cemoohan warga hanyalah angin lalu. Baginya memiliki isteri secantik Aafiyah merupakan rahmat terbesar baginya. Setiap melihat wajah isterinya itu, dia selalu bersyukur. Lelaki seperti dirinya bisa mendapatkan wanita secantik ini. Kini setelah menikah, Khomad semakin rajin bekerja. Hari-harinya selalu diwarnai dengan senyuman..tak henti-hentinya dia bersyukur. Hal itulah..yang membuat Aafiyah semakin mencintai suaminya tersebut. Kadang Aafiyah tak bisa menahan kekesalannya dengan cemoohan warga. Namun,sang suami selalu mensehatinya.."De..Aafi..s
abar, mungkin ini rezky dari yang di atas, buat nambah amal kita. Kalau kita marah dan membalas mereka. Kita sama saja kan dengan mereka??".

Begitulah..hari-hari yang dilalui oleh Khomad dan Aafiyah dalam kehidupan mereka. Mereka berdua selalu bersabar dalam menghadapi segala cobaan dan dari hari ke hari tak henti-hentinya bersyukur dengan nikmat kesabaran mereka tersebut.

Mereka memiliki anak dan membesarkan anak mereka dengan tauladan sabar dan syukur,,hingga maut memisahkan mereka pun para malaikat selalu mendoakan mereka, karena sabar dan syukur selalu menjadi budaya dalam kehidupan keluarga mereka.

Dan ketika di akherat kelak...mereka dipertemukan kembali, mereka saling bersyukur kepada Allah karena ditakdirkan Allah untuk saling mencintai. Surga sudah dijanjikan oleh Allah SWT bagi mereka...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls